Sabtu, 20 April 2019

Informasi Mengenai IT

Kamis, 21 April 2019
Cara Setting Voip ( IP Phone ) di Cisco Packet Tracer
Cara setting VOIP di Packet Tracer
Oke sekarang kita akan mencoba untuk setting VOIP di packet Tracer.
Mensetting switchport switch
Mengkonfigurasi interface secara static pada router
Mengkonfigurasi interface host secara auto (DHCP)
Mensetting voip pada router
Mensetting dial number untuk IP Phone
Sekarang kita memulai langkah langkahnya :
Buka software cisco packet tracker. Saya menggunakan cisco packet tracker 5.3 setup.

Lalu Buatlah sebuah router 2811 
( pastikan Anda menggunakan router jenis ini, karena hanya router jenis ini yang menyediakan fungsi IP phone).

Buatlah sebuah switch dengan menggunakan switch 2960 .

Buatlah IP phone
(Dengan menggunakan 3 IP phone ).

Selanjutnya Sambungkan IP phone Ke switch, dan juga dari switch ke router. Semuanya menggunakan kabel jenis straigh-trough.



Lalu  colokkan power adapter pada masing – masing Ipphone 
( caranya dengan meng klik Ipphon kemudian drag power ke portnya).










Kemudian kita akan masuk ke konfigurasi switchport, langkah – langkahnya adalah :


Pertama, Kita klik pada gambar switch, lalu masuk ke tab CLI
(kita akan mengkonfigurasi dengan menggunakan command line ).

Pada tab CLI ketikkan perintah “en”. Kemudian “config terminal” 
(kita akan mulai untuk masuk ke konfigurasi ).

Kemudian masukkan perintah “int range fa0/1-24”
( untuk memberikan semua port switch (port 1-24) kepada switchport voice).



Kemudian ketikkan “switchport voice vlan 1”
(untuk membuat vlan id yang default berada di dalam vlan 1).

Kemudian kita keluar dari config terminal. Caranya yaitu dengan menuliskan perintah “exit”.



Konfigurasi switchport telah selesai, selanjutnya kita harus melelukan konfigurari router. Berikut langkah – langkah untuk konfigurasi router :
Di sini kita akan mengkonfigurasi dengan menggunakan command line, caranya yaitu Kita klik pada gambar router, lalu masuk ke tab CLI.

Untuk memulai konfigurasi router. Pada tab CLI ketikkan perintah “en”. Kemudian “config terminal” .



Lalu ketikkan “ip dhcp pool voice”.

Lalu kita masukkan ip network & subnet mask pada konfigurasi dhcp, saya menggunakan network 192.168.1.0 dan subnet mask kelas C. Cara memasukkannya yaitu ketikkan “network 192.168.1.0 255.255.255.0”



Lalu tentukan ip router pada dhcp. Caranya yaitu dengan memasukkan perintah “default-router 192.168.1.1”

Kemudian kita tentukan berapa jumlah ip maksimal yang akan dilepaskan pada DHCP. Misalnya kita akan memberikan 150 ip yang dimulai dari 192.168.1.1 sampai 192.168.1.152, caranya kita harus mengetikkan perintah “option 150 ip 192.168.1.20”

Kemudian keluar dari konfigurasi dhcp caranya yaitu dengan mengetikkan perintah “exit”.

Supaya ip router yaitu 192.168.1.20 tidak ikut diberikan ke host pada DHCP maka kita harus memasukkan perintah “ip dhcp excluded-address 192.168.1.20”

Sekarang kita akan mengkonfigurasi interface pada router, caranya yaitu dengan mengetikkan “int fastethernet 0/0”. 

Kemudian kita berikan ip pada router secara static, caranya yaitu    dengan mengetikkan “ip address 192.168.1.1 255.255.255.0”.

Kemudian kita aktifkan konfigurasi ip tersebut, caranya yaitu dengan mengetikkan “no shutdown”.

Lalu kita keluar dari config terminal, caranya dengan mengetikkan “exit”

Kemudian masuk ke konfigurasi VoIP kita harus mengetikkan “telephony-service”

Kemudian kita memberikan jumlah ipphone dan dial number maksimal, caranya yaitu dengan mengetikkan “max-ephones 3” dan “max-dn 3”

Kemudian kita tentukan sumberip pada ip phone, caranya yaitu dengan mengetikkan “ip source-address 192.168.1.1 port 2000”

Ketik “auto assign 4 to 6” kemudian “auto assign 1 to 5” dan “exit”

Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi dial number untuk setiap ip phone
Ketikkan “ephone-dn 1”. Kemudian tekan enter 2 kali



Ketikkkan “number 1321151”
(kita memberikan dial number pada ip phone 1 yaitu 1321151)

Ketikkan “ephone-dn 2”. Kemudian tekan enter 2 kali



Ketikkan “number 1321152”
(kita memberikan dial number pada ip phone 2 yaitu 1321152)

Ketikkan “ephone-dn 3”. Kemudian tekan enter 2 kali

Ketikkan “number 1321153”
(kita memberikan dial number pada ip phone 3 yaitu 1321153)

 Sekarang kita akan mengetest koneksi dengan dial number







Sumber : http://rezasenbatsu.blogspot.co.id/2015/02/cara-setting-voip-di-packet-tracer-oke.html

eka teddy di 04.03
Berbagi
1 komentar:

Anjas Saputra9 Desember 2018 04.48
tolong dong konfigurasi nya dikasih keterangan, biar ngerti, contoh auto assign 4 to 6, itu artinya apa gitu

Balas

‹
›
Beranda
Lihat versi web
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Foto saya
eka teddy  

Lihat profil lengkapku .

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7534740359645671226#allposts/src=sidebar

www.jalan inspirasi. Com

Kamis, 20 September 2018

MATA PELAJARAN KPT

                                    PEMBENTUKAN TIM KERJA

1.    Alasan Membentuk TIM KERJA

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mau bergabung dalam kelompok, diantaranya :
a)     Rasa aman.                                       
b)     Status dan harga diri. 
c)      Interaksi dan afiliasi. 
d)     Pencapaian tujuan.
e)      Kekuasaan. 

2.  Tahap Pembentukan TIM KERJA

Pembentukan kelompok pada dasarnya merupakan suatu rangkaian proses yang dinamis, terdiri dari beberapa fase yaitu :
a.   Forming (pembentukan)
Fase ini merupakan fase awal dimana keadaan ketidakpastian akan tujuan, struktur dan kepemimpinan kelompok harus dihadapi. Fase ini berakhir pada saat para anggota mulai berfikir bahwa diri mereka adalah bagian dari sebuah kelompok.
b.    Storming (merebut hati)
Fase ini dicirikan oleh adanya konflik intra kelompok. Anggota menerima keberatan kelompok tetapi menolak pengendalian kelompok oleh individu tertentu. Fase ini selesai manakala didapatkan hierarki kepemimpinan yang relatif jelas di dalam kelompok. 
c.   Norming (pengaturan norma)
Fase ini menggambarkan adanya perkembangan hubungan dan kelompok menunjukkan adanya kohesi (kepaduan). Fase ini berakhir dengan adanya struktur kelompok yang semakin solid dan terjadi perumusan ayang benar dan diterima atas berbagai harapan serta perilaku kelompok. 
d.    Performing (melaksanakan)
Fase ini memperlihatkan fungsi kelompok berjalan dengan baik dan diterima oleh anggota . Jadi di sini energi kelompok sudah bergerak dari tahap saling mengenal dan saling mengerti ke pelaksanaan tugas-tugas yang ada.
e.      Anjourning (pengakhiran)
Fase ini merupakan fase terakhir yang ada pada kelompok yang bersifat temporer, yang di dalamnya tidak lagi berkenaan dengan pelaksanaan tugas-tugas tetapi dengan berakhirnya rangkaian kegiatan. (Muzakki, Pembentukan Tim Kerja, 2016)

2.         A. Pembagian peran kepemimpinan

Peran pemimpin dalam tim kerja sangatlah penting karena pemimpinlah yang akanmengatur semua jalannya fungsi tim kerja tersebut. Kepemimpinan seseorang dalam sebuahorganisasi sangat besar perannya dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga  membuat  keputusan  dan  mengambil  tanggung  jawab  terhadap  hasilnya adalah salah satu tugaspemimpin. Sehingga jika seorang pemimpin tidak mampu membuat keputusan, seharusnya dia tidak dapat menjadi pemimpin.
Dilain hal, pengambilan keputusan dalam tinjauan perilaku mencerminkan karakter bagiseorang pemimpin. Oleh sebab itu, untuk mengetahui baik tidaknya keputusan yang diambilbukan hanya dinilai dari konsekuensi yang ditimbulkannya. Melainkan melalui berbagaipertimbangan dalam prosesnya. Kegiatan pengambilan keputusan merupakan salah satu bentuk kepemimpinan, sehingga:
1. Teori  keputusan  meupakan  metodologi  untuk  menstrukturkan  dan  menganalisis situasiyang tidak pasti atau berisiko, dalam konteks ini keputusan lebih bersifat perspektif daripadadeskriptif
2. Pengambilan keputusan adalah proses mental dimana seorang manajer memperoleh danmenggunakan data dengan menanyakan hal lainnya, menggeser jawaban untuk menemukan informasi yang relevan dan menganalisis data; manajer, secara individual dan dalam tim, mengatur dan mengawasi informasi terutama informasi bisnisnya
3. Pengambilan keputusan adalah proses memilih di antara alternatif-alternatif tindakan untuk mengatasi masalah.
B.  Keterbukaan dan saling percaya
Di dalam sebuah tim, tempat adanya sekelompok orang yang bekerja, tentunya mempunyai  banyak  perbedaan.  Perbedaan  tersebut  wajar  saja,  karena  manusia memang  berbeda  antara  yang  satu  dengan  yang  lain.  Namun,  perbedaan  tersebut jangan sampai menghalangi upaya untuk mengembangkan kelompok/tim.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip bekerja dalam satu tim dan saling terbuka, saling percaya satu sama lain, setidaknya perbedaan yang ada tidak berkembang menjadi suatu konflik. Namun, diharapkan menjadi kelebihan yang dapat membantu suatu kelompok atau timdalam melakukan kegiatannya sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

C.  Komunikasi
Secara sederhana komunikasi  adalah  suatu proses  penyampaikan informasi (pesan,  ide,  gagasan)  dari  satu  pihak  kepada  pihak  yang  lain.  Istilah  komunikasi berasal dari kataLatin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Kalaukita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepadaorang lain tersebut menjadi miliknya ataupun dimengerti/dipahami olehnya. Pada umumnya,komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belahpihak. apabila tidak ada bahasa  verbal  yang  dapat  dimengerti  oleh  keduanya,  komunikasi  masih  dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.
Jadi berdasarkan pengertian dan tujuan komunikasi, mustahil sebuah tim akan mendapatkan kemengan/keberhasilan atau mencapai tujuan bersama jikalau tidak terjalinkomunikasi  yang baik serta dimengerti  satu dengan  yang lainnya.  Karena komunikasibukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Tanpa komunikasi yang baik, maka sebuah tim akan mudah berprasangka dan terpancing dalam permusuhan dan hancur. Namundengan komunikasi yang baik maka sebuah tim akan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan. 



                                                                         chandra street boy

Informasi Mengenai IT Kamis, 21 April 2019 Cara Setting Voip ( IP Phone ) di Cisco Packet Tracer Cara setting VOIP di Packet Tracer...